Meiga-Kadek Terkapar, Arema Andalkan Kiper Tambun

Meiga-Kadek Terkapar, Arema Andalkan Kiper Tambun

meiga-kadek-terkapar-arema-andalkan-kiper-tambun-apg

Agen Bola Online – Arema Cronus tak khawatir kehilangan dua penjaga gawang andalannya, Kurnia Meiga dan Kadek Wardhana yang masih dibekap cedera. Kiper ketiga Ahmad Kurniawan dapat diandalkan kendati bobot tubuhnya tak lagi ideal sebagai penjaga gawang. Di dua laga terakhir Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016, Ahmad justru mencetak clean sheet atau tidak kebobolan.

Kondisi Meiga dan Kadek baru mencapai 80% dan masih harus memulihkan kondisinya secara bertahap. Praktis, untuk pertandingan kontra Mitra Kukar di Stadion Gajayana, Jumat (30/9/2016), Singo Edan memainkan kiper tambun bersapa AK tersebut.

“Meiga dan Kadek masih harus memulihkan kondisinya hingga benar-benar fit 100%. Melihat apa yang ditunjukkan Ahmad Kurniawan, tidak ada masalah walau keduanya masih harus absen. Kami yakin AK bisa menjalankan tugas dengan baik,” kata Asisten Pelatih Arema Cronus Joko Susilo.

Selain tubuh yang tambun, AK sejatinya lama tidak mencicipi suasana pertandingan. Namun, dia terbilang sukses membuktikan dirinya masih layak diandalkan dengan mencatat clean sheet dalam dua laga terakhir Singo Edan, yakni kontra Persiba Balikpapan (0-0) dan Bhayangkara FC (menang 1-0). Apalagi laga tersebut berstatus pertandingan tandang (away).

Tentu staf kepelatihan Arema Cronus ingin melihat AK kembali sukses mengamankan gawangnya tanpa kebobolan kala menghadapi Mitra Kukar. “Kami percaya dia bisa menunjukkan permainan bagus dan mencatat clean sheet,” tambah Joko Susilo.

Sementara, Arema bakal menyesuaikan diri dengan kondisi lapangan Stadion Gajayana setelah dipastikan menjadi venue alternatif menjamu Naga Mekes. Kondisi lapangan yang relatif bagus diperkirakan bukan menjadi problem bagi Hamka Hamzah dkk.

Baca Juga: Habis Bilang Ibunya Seorang Pelacur, Ronaldo vs Zidane Adu Mulut

Walau begitu manajemen dan pelatih ingin Arema menggelar latihan di stadion yang berlokasi di tengah Kota Malang itu. “Tentunya perlu ada penyesuaian walau dulu pernah berlatih di Gajayana. Pastinya ada perbedaan antara Kanjuruhan dan Gajayana,” kata Pelatih Arema Cronus Milomir Seslija.