Ranieri Dipecat, Spalletti: Tak Ada Terima Kasih dalam Sepakbola

Ranieri Dipecat, Spalletti Tak Ada Terima Kasih dalam Sepakbola
Berita Bola Online – 
Pelatih AS Roma, Luciano Spalletti menyatakan kesedihannya setelah Claudio Ranieri dipecat oleh Leicester City. Ranieri kehilangan pekerjaannya pada hari Kamis (23/2), atau hanya sembilan bulan usai membimbing Leicester meraih salah satu prestasi terbesar dalam olahraga profesional.

Ranieri berhasil menantang peluang gelar bersama beberapa tim elit di Inggris, antara lain Chelsea, Arsenal, Manchester City, Manchester United, Liverpool dan Tottenham, untuk memimpin Leicester finish di puncak klasemen liga pada musim lalu.

Namun prestasi tersebut tidak cukup menjadi nilai tambah di mata hirarki klub untuk hasil mengerikan Ranieri dan timnya musim ini, di mana Leicester hanya unggul satu poin di atas zona degradasi, menjelang kunjungan dari Liverpool pada akhir pekan ini.

Seperti banyak tokoh sepakbola lainnya, Spalletti juga memberi penghormatan dan dukungan kepada rekan senegaranya.

“Tidak ada rasa terima kasih terhadap Ranieri. Dia adalah orang yang menciptakan tim dan kekompakan dalam tim ini, yang akhirnya menentukan kemenangan gelar musim lalu,” ucap Spalletti.

Baca juga: AC Milan Semakin Dekat Datangkan Musacchio

“Ketika Anda memenangkan musim dengan cara ini, jika Anda [klub] coherent, maka Anda menerima juga kemungkinan degradasi.

“Antara dua hal [trofi dan degradasi], hubungan ini sangat tidak merata dalam hal sukacita dan hasilnya [kemenangan gelar yang lebih penting].

“Jadi klub tidak harus menyalahkan siapa pun, mereka tetap dengan apa yang mereka punya dan mengambil tanggung jawab mereka sendiri. Sebaliknya dalam beberapa hal, sepakbola terjadi dengan cara yang berbeda. Saya mengatakan demikian karena saya punya pengalaman seperti ini juga.

“Saya turut sedih untuk Ranieri. Mengingat dia tinggal di kota kami [Roma], maka dia harus datang dan mengunjungi kami. Kami akan senang untuk memiliki dia, sehingga dia dapat mengajarkan pengalamannya kepada kami,” pungkas Spalletti.