Aturan Baru FIA Terkait Nomor dan Nama di Mobil Balap F1

Aturan Baru FIA Terkait Nomor dan Nama di Mobil Balap F1

Berita Bola Online – FIA baru-baru ini mengkonfirmasi niatnya untuk memberlakukan peraturan lama mengenai nomor dan nama driver pada mobil balap Formula 1. Peraturan ini akan mulai diberlakukan di Grand Prix Spanyol dengan menguraikan persyaratan minimum ke tim.

Dilansir dari Motorsport, Kamis (27/4), sepucuk surat dari direktur balap F1, Charlie Whiting memberikan penjelasan tentang peraturan baru itu. Dalam surat itu Whiting mengatakan bahwa nomer balap harus setinggi 230mm, dan nama pembalap harus berukuran 150mm. Kedua tulisan ini harus terlihat jelas pada bodywork eksternal mobil.

Baca juga:

Beberapa rincian dari peratutan baru tersebut adalah:

– Tim memiliki pilihan untuk menggunakan singkatan “TLA”, atau singkatan resmi untuk nama pengemudi, yang berarti Lewis Hamilton dapat menggunakan HAM dan Sebastian Vettel dapat menggunakan VET.

-Nomer balap harus terlihat jelas dari bagian depan mobil dan pada helm pengemudi.

-Nama atau lambang pembuatan mobil harus muncul di bagian depan hidung mobil dan dalam hal apapun harus memiliki ukuran minimal 25mm dalam dimensi terbesarnya.

-Nama pengemudi harus muncul di bodywork eksternal dan terbaca dengan jelas.

-Nomer balap memiliki ukuran tidak lebih dari 230mm, memiliki ketebalan minimal 40mm dan memiliki warna yang kontras dengan latar belakang mobil

-Nama pembalap harus dapat dibaca dengan jelas, dengan ukuran tinggi tidak lebih dari 150mm, memiliki ketebalan minimal 30 mm dan juga harus memiliki warna yang kontras dengan latar belakang mobil.

Whiting juga menegaskan bahwa kegagalan untuk memenuhi persyaratan baru ini bisa diartikan bahwa sebuah mobil tidak memenuhi syarat untuk ambil bagian di kejuaraan.

“Agar sepenuhnya memenuhi Peraturan Sporting F1, kami mengharapkan semua mobil dipresentasikan dengan peratutan baru ini di Barcelona.

“Sebuah laporan akan diajukan ke petugas tentang mobil yang tidak sesuai dengan persyaratan minimum di atas,” pungkas surat edaran tersebut.