Mantan Kiper Arsenal Ungkap Rahasia Bobroknya Kepelatihan Arsenal

Mantan Kiper Arsenal Ungkap Rahasia Bobroknya Kepelatihan Arsenal

Berita Bola Online – Mantan Kiper Arsenal yang kini bermain untuk Juventus, Wojciech Szczesny belum lama ini mengungkap alasan mengapa dirinya tidak berkembang saat masih bermain untuk Arsenal. Szczesny mengatakan bahwa penyebab dirinya tidak berkembang adalah karena adanya perbedaan pembinaan pemain yang sangat signifikan antara Liga Premier Inggris dan Serie A.

Pemain berusia 27 tahun itu bergabung dengan Arsenal pada tahun 2006 dan bertahan di London utara selama 3 tahun. Dia tidak pernah menjadi kiper nomor 1 tim selama bersama The Gunners. Pemain Internasional Polandia itu kemudian pindah ke Juventus setelah menjalani musim pinjaman bersama AS Roma pada tahun lalu.

Meskipun saat ini Szczesny menjadi kiper cadangan untuk Gianluigi Buffon, namun dia meyakini bahwa metode pelatihan di Arsenal lebih buruk dari apa yang sudah ia terima di Italia.

“Saya pikir secara umum, pelatih di Italia jauh lebih taktis, entah itu [Luciano] Spalletti di AS Roma atau Max Allegri di sini [Juventus]. Persiapan untuk pertandingan berbeda dengan apa yang biasa saya lakukan di Inggris. Anda bekerja pada bentuk tim di setiap pertandingan sepanjang pekan,” ujar Szczesny.

Baca Juga:

“Di Arsenal, Anda hanya akan mempersiapkan secara fisik untuk itu, tapi di sini Anda menonton video, menganalisis lawan secara spesifik sebelum pertandingan dan setelah itu kami akan menonton lagi untuk melihat apa yang berhasil dan apa yang tidak.

“Saya senang bekerja dengan beberapa pelatih hebat di Arsenal, AS Roma dan sini, tapi sekolah kiper di Italia sangat berbeda, sangat teknis dan lebih memperhatikan detailnya. Benar-benar membuat perbedaan bagi saya karena saya mulai bermain dengan sangat baik.

“Usia muda bersama Arsenal dan saat Anda bermain, Anda mendapatkan pengalaman dan itulah bagaimana membuat Anda tumbuh. Tapi sejujurnya, saya tidak bisa mengatakan dari sudut pandang teknis bahwa saya membaik dengan cara apapun sejak saya menjadi pilihan pertama di Arsenal sampai saya meninggalkan AS Roma.

“Namun dalam dua setengah tahun sejak saya datang ke Italia, saya telah meningkat secara pesat berkat pelatih dan cara mereka bekerja. Ini bukan tentang memperbaiki saat Anda bermain, tapi setiap hari mereka melatih Anda untuk harus bekerja pada setiap aspek permainan Anda dan itu adalah sesuatu yang sangat saya nikmati,” pungkas Szczesny.