‘Kesetiaan’ Kovacic terhadap Messi Jadi Celah untuk Barcelona

‘Kesetiaan’ Kovacic terhadap Messi Jadi Celah untuk Barcelona

812876a6-42a8-45d4-8529-a6f1e558956a_43

Situs Agen Bola Tangkas Online Terpercaya – Jika Mateo Kovacic dinilai bersalah untuk gol pertama Barcelona, maka Zinedine Zidane seharusnya menanggung dosa yang sama. Keputusannya menjadi celah.

Madrid dipermalukan Barcelona 0-3 di Santiago Bernabeu, Sabtu (23/12/2017) malam WIB. Los Blancos sempat tampil apik di babak pertama dengan membuat Barcelona tertekan lewat pressing yang agresif.

Tapi di babak kedua Barcelona mulai melihat celah, yang mengantarkan mereka pada gol pertama yang dicetak Luis Suarez. Adalah keputusan Zinedine Zidane menugaskan Mateo Kovacic untuk terus menempel Lionel Messi, yang sukses dimanfaatkan Ernesto Valverde.

Gol bermula dari aksi Sergio Busquets membawa Barcelona keluar dari tekanan di wilayah pertahanan. Bola dioper ke Ivan Rakitic yang lepas dari penjagaan.

Di area tengah lapangan, Rakitic sebenarnya menghadapi Kovacic. Tapi Kovacic malah memutuskan meninggalkan Rakitic dan berlari ke arah Messi. Hal ini membuat Rakitic tak teradang sama sekali memasuki sepertiga akhir, hingga Raphael Varane merapat ke arahnya.

Baca Juga :Marcelo Akan Bela Keputusan Zidane Sampai Mati

Tapi langkah Varane menempel Rakitic berarti meninggalkan Suarez tak terkawal, sementara bola diarahkan Rakitic ke Sergi Roberto di kanannya. Seperti diketahui, Roberto kemudian mengarahkan umpan silang ke Suarez yang dalam posisi amat bebas dan menjadi gol.

Gol ini menjadi titik balik di pertandingan. Barcelona lantas menggandakan keunggulan 10 menit berselang lewat titik penalti. Ada kesalahan pertahanan yang ditunjukkan Madrid dalam proses terjadinya penalti tersebut, yang tercipta akibat Carvajal nekat menghentikan bola masuk ke gawang dengan tangan.

Lagi-lagi situasi ini melibatkan Kovacic, yang bersama Luka Modric berdiri terlalu jauh dari Messi yang menguasai bola. Idealnya dengan posisi dua lawan satu, setidaknya salah satu dari Kovacic maupun Modric bisa menempel rapat Messi, namun hal ini tidak terjadi.

Pada akhirnya Messi melihat Suarez berlari tak terkawal di sisi kiri, dengan Carvajal sudah tertinggal jauh karena posisinya sudah terlanjur agak maju. Sepakan Suarez dihalau Keylor Navas, lalu pada kesempatan kedua membentur tiang dan terjadi kemelut di kotak penalti Madrid.

Paulinho lantas menyambar bola dengan kepalanya, tapi laju bola dihentikan Carvajal menggunakan tangan. Penalti pun diberikan dan sukses dituntaskan jadi gol oleh Messi. Gol ini bisa dikatakan menandai game over untuk Madrid, karena Carvajal dikartu merah.

Zidane pribadi menegaskan tak menyesali keputusannya menurunkan Kovacic dan memberinya tugas khusus menempel Messi. Zidane justru memuji gelandang muda asal Kroasia itu sudah tampil baik mengemban tugas.

“Saya harus memilih pemain dan begitulah. Kovacic harus mengawasi Lionel Messi dan dia melakukannya dengan sangat baik,” kata Zidane dikutip Marca.