Kepergian Can Bisa Jadi Pukulan Telak untuk Liverpool

Kepergian Can Bisa Jadi Pukulan Telak untuk Liverpool

5b0dbc02-8d2c-4159-a359-71cbda69187b_169

Situs Agen Bola Tangkas Online Terpercaya – Emre Can kencang dikabarkan bakal meninggalkan Liverpool. Gary Neville menyebut kepergian Can bakal jadi pukulan besar untuk Liverpool.

Can diyakini akan pergi pada musim panas mendatang setelah kontraknya habis. Gelandang internasional Jerman itu memang tengah menjalani tahun terakhir di kontraknya bersama Liverpool, dan belum ada tanda-tanda akan diperbarui.

Beberapa laporan bahkan sudah mengungkapkan bahwa pemain 24 tahun itu telah mencapai kesepakatan dengan Juventus. Sebagai pemain yang masa kontraknya tinggal enam bulan, Can memang sudah diperbolehkan melakukan perjanjian prakontrak dengan klub lain dari luar Inggris.

Melihat penampilan Can saat Liverpool mengatasi Manchester City, Minggu (14/1/2018) malam WIB, Neville meyakini kepergian si pemain akan berdampak besar. Can disebutnya punya karakter dan kecerdasan membaca permainan.

Dalam laga itu, Can melakukan enam tekel sukses dari delapan percobaan, dua intersepsi, juga 89% umpan sukses seperti dicatat whoscored.

“Kabar soal Can pergi, menurut saya dia adalah pemain yang fantastis, dengan kepribadian dan karakter. Saya rasa dia mendatangkan banyak hal untuk tim ini dalam hal karakter,” ungkap Neville dikutip Sky Sports.

Baca Juga :Casemiro Akui Berat untuk Madrid Hidupkan Lagi Peluang Juara

“Tiga pemain yang di tengah dan tiga yuang di depan tampil brilian di babak pertama lawan City. Mereka menetapkan suasana tentang bagaimana Anda bisa bermain melawan Man City kalau Anda punya energi dan kemampuan untuk tahu bagaimana caranya menekan lawan.”

“Itu akan jadi pukulan besar untuk Liverpool. Memang takkan menghiasi tajuk utama seperti penjualan Coutinho. Juventus adalah klub yang pintar, mereka merekrut pemain-pemain cerdas yang lihai dan paham permainan.”

“Saya tahu ada reaksi berbeda-beda di Merseyside terkait seberapa bagusnya Can, dan saya bahkan berdebat dengan Jamie Carragher. Dia tampak punya otoritas di lapangan, dan tidak ada banyak karakter seperti itu di pertandingan,” tandas eks bek Manchester United, yang kini jadi analis sepakbola ini.