Pochettino Tak Mau Spurs Cuma Jadi Penggembira Musim Depan

Pochettino Tak Mau Spurs Cuma Jadi Penggembira Musim Depan

5ca9bd2d-b52a-47c5-9039-1fcbdb07558d_169

Situs Agen Bola Tangkas Online Terpercaya – Finis tiga besar tak sepenuhnya memuaskan manajer Tottenham Hotspur Mauricio Pochettino. Ia meminta klub berbenah agar bisa bersaing di jalur juara.

Kemenangan dramatis 5-4 atas Leicester City di pekan ke-38, Minggu (13/5/2018) malam WIB, memastikan Spurs finis di posisi ketiga. Posisi ini memang tak lebih baik ketimbang musim lalu di mana mereka jadi runner-up.

Namun, Spurs setidaknya bisa konsisten untuk selalu ada di posisi empat dalam tiga musim terakhir. Bahkan The Lilywhites bersaing di jalur juara pada musim 2016 dan 2017 meski akhirnya kalah dari Leicester City serta Chelsea.

Bagi klub seperti Spurs tentu pencapaian itu terbilang bagus, tapi Pochettino tidak merasa demikian. Pasalnya Spurs dianggap punya potensi lebih untuk bisa bersaing dengan klub-klub tradisional memperebutkan gelar juara, bukan sekadar penggembira di empat besar.

Meski demikian, Pochettino menilai manajemen klub kurang punya ambisi untuk memenuhi keinginannya membawa Spurs menjadi juara Premier League, yang tentu membutuhkan dana tak sedikit.

Seperti dikutip Soccernet, Spurs total hanya mengeluarkan 50 juta pound sterling dalam empat tahun terakhir sejak Pochettino melatih klub itu. Apalagi struktur gaji para pemain Spurs nyaris setara dengan Burnley dan berselisih jauh dengan rivalnya Arsenal yang selalu finis di bawah mereka dalam dua musim terakhir.
Baca Juga :Mourinho: Fokus MU Terbagi dengan Final Piala FA

“Banyak yang harus dibicarakan antara kami dan pihak klub,” ujar Pochettino.

Mereka sudah tahu betul apa yang kami harus lakukan dan saya tidak tahu apakah klub sepakat dengan saya atau tidak, tapi kami harus mulai berbicara pekan depan terkait proyek baru tim ini,” sambungnya.

“Semua tergantung Daniel (Levy – chairman) dan juga klub. Setelah empat tahun, kami harus mengevaluasi lagi dan mencoba menjadi penantang gelar juara serta merebut banyak trofi bergengsi. Kami harus melihat banyak hal lagi. Apa yang kami capai itu fantastis, tapi alangkah pentingnya membuat ide yang baru dan berbeda untuk coba melangkah lebih jauh serta lebih dekat dengan trofi juara dalam beberapa musim ke depan.”

“Pertama-tama saya harus bicara dengan Daniel. Sampai saat ini, sangat sulit membicarakan masa depan. Kini kami harus memutuskan cara seperti apa yang harus dilakukan ke depannya,” tutup Pochettino.

Spurs sudah puasa gelar selama sedekade setelah meraih gelar Piala Liga Inggris 2008.