2 Fakta Jose Mourinho Ingin Jual Anthony Martial Pada saat Melatih Manchester United

2 Fakta Jose Mourinho Ingin Jual Anthony Martial Pada saat Melatih Manchester United

Jose Mourinho

Jose Mourinho

Situs Agen Bola Tangkas Online Terpercaya – Jose Mourinho sudah sempat punya niat jual Anthony Martial sebelum dia dikeluarkan oleh Manchester United. Menurut The Times, diambil Metro (26/8/2019), Mou memandang pemain berpaspor Prancis itu mempunyai mental yang lemah serta tidak dapat menangani permasalahan itu.

Mourinho merasakan Martial kebanyakan merajuk sepanjang laga. Akhirnya, Mourinho ingin Manchester United jual Martial serta beli Ivan Perisic dari Inter Milan.

Manchester United habiskan lebih dari 50 juta pounds (seputar Rp872 miliar) untuk membawa sang pemain dari AS Monaco pada musim panas 2015.

Tetapi pada akhirnya bukan Martial yang di jual, justru Mourinho yang dikeluarkan. Ed Woodward lebih pilih menendang keluar Mou sebelum musim persaingan 2018-2019 selesai.

Baca Juga :  Klopp: Liverpool Bukan Disneyland yang Bisa Senangkan Semua Orang

Martial jadi salah satu pemain yang mendapatkan faedah dari kepergian Mourinho. Manager alternatif, Ole Gunnar Solskjaer, sampai sekarang seringkali mainkan Martinal di posisi serang Manchester United.

Manchester United harus berusaha keras musim kemarin serta pada awal musim 2019-2020. Martial sekarang sudah cetak 12 gol dalam 30 laga.

Musim yang Berat Buat Martial

Setelah kepergian Romelu Lukaku ke Inter Milan, Manchester United kehilangan figur penyerang penting. The Red Devils sekarang memercayakan tempat itu pada Marcus Rashford serta Martial.

Martial sudah cetak dua gol dari tiga laga pada awal musim ini. Tetapi, sang pemain tidak dapat menahan kekalahan Manchester United di kandang sendiri waktu melayani Crystal Palace, Sabtu (24/8/2019).

“Mereka cetak dua serta kami cuma cetak satu. Kami kurang ganas di muka gawang mereka serta Crystal Palace cetak dua gol dengan benar-benar gampang,” kata Solskjaer.

“Saya fikir kami sukses di set ke-2, walaupun tidak dapat sampai sasaran. Kami sudah menguasai permainan tapi kami belum mengendalikannya,” tutup Solskjaer.