Hari-hari Tanpa Sepakbola

Hari-hari Tanpa Sepakbola

Situs agen bola tangkas online terpercaya – Tidak ada hingar-bingar, nonton bareng, atau saling berkomentar di media sosial. Inilah hari-hari tanpa sepakbola, untuk sementara karena adanya virus Corona.

Liga sepakbola dunia ikut menjadi korban pandemi virus Corona. Bahkan, beberapa pemain dan pelatih ada yang dinyatakan positif. Duka dari virus Corona menyerang seluruh elemen masyarakat termasuk di lapangan hijau.

Padahal, sepakbola sedang seru-serunya. Liga Inggris, para fan The Reds sedianya akan ‘buka puasa’ setelah 30 tahun tidak mengangkat trofi Liga Inggris. Liverpool cuma butuh dua kemenangan dan punya perbedaan poin yang begitu jauh dengan pesaing terdekat Manchester City.

Liga Italia pun tak kalah seru. Juventus, Inter Milan, dan Lazio saling kejar-kejaran menduduki puncak klasemen. Inter dan Lazio pun disebut bisa memutus dominasi Juventus yang juara melulu di liga.

Oh iya, jangan lupakan Liga Champions. RB Leipzig sukses membantai Tottenhham Hotspur 4-0 dalam dua leg dan Atalanta masih terus banyak mencetak gol dengan menghempaskan Valencia. Kedua tim ini membuktikan mereka bukan lagi kuda hitam.

Baca juga : Premier League Disetop, Liverpool Dinobatkan Jadi Juara?

Selanjutnya, masih ada Real Madrid yang bakal menjamu ke Manchester City dengan modal kekalahan di leg pertama. Barcelona setali tiga uang, gantian menjamu Napoli setelah imbang 1-1 dan belum aman posisinya.

Chelsea juga dinantikan oleh Bayern Munich. Keajaiban bisa saja terjadi untuk menutupi defisit 3 gol The Blues.c

Namun kini, adalah hari-hari tanpa sepakbola. Seluruh liga di Eropa disetop karena pandemi virus Corona.

Liga Inggris disetop sampai 4 April dan Liga Italia sampai 3 April. Begitu juga liga-liga lain yang sementara waktu tidak dimainkan dulu.

UEFA, asosiasi sepakbola tertinggi di Eropa akan mengambil langkah pada Selasa (17/3/2020) mendatang. Bakal digelar pertemuan untuk memutuskan nasib-nasib liga di Eropa plus pagelaran Piala Eropa 2020 mendatang.

Meski tidak ada sepakbola untuk sementara waktu, klub-klub di Eropa tetap menjaga ‘silaturahmi’ dengan fan khususnya di media sosial. Ada yang memutar pertandingan-pertandingan klasik, sampai sama-sama beraktivitas di dunia maya.